Friday, March 17, 2017

Jadi Penulis Harian Koran Lepas-Ternyata Mengasikkan

Pengalaman Jadi Penulis Harian Koran Lepas
Oleh Harmen Batubara
Mengirimkan artikel ke Koran atau umumnya kolom opini di media massa, mungkin menjadi dambaan bagi para penulis. Entah menulis untuk  koran berskala nasional atau pun lokal, yang jelas ada prestise tersendiri bagi penulisnya serta kepuasan berbagi perspektif pada masyarakat. Namun demikian, kita harus punya perhitungan, sebab kita akan bersaing dengan banyak penulis profesional. Keraskah persaingan itu? Jawabnya tentu relative. Kalau tulisan anda memang bagus dan berkualitas serta pada waktu yang tepat, maka kemungkinan artikel anda untuk dimuat besar sekali. Tetapi apakah itu suatu jaminan? Tentu tidak, sebab pada ahirnya yang berhak menentukan dimuat tidaknya tulisan anda tersebut tergantung Redaksi dan Pimpinan Redaksinya. 

Dalam upaya menulis di media arus utama ini, kita perlu banyak belajar dari penulis lain tentang keberhasilan mereka menembus media massa. Yakni dengan membaca artikel-artikel mereka serta memperhatikan waktu artikel tersebut dimuat.  Salah satu rubrik paling polpuler adalah opini, dimana banyak penulis profesional begitu antusias menulis di sini. Karena itu, saya ingin mengatakannya di sini, bahwa mencoba kemampuan menulis anda bisa diukur dari sisi ini. Meski demikian bukan berarti sebuah tulisan yang tidak bisa dimuat di suatu kolom opini Surat Kabar berarti tulisan tersebut jelek. Dalam hal ini ada terpaut soal selera. Tetapi sebagai calon penulis professional hal seperti ini bisa jadi pertanda. Mampukah anda membuat tulisan dan dimuat di Koran tersebut. Mulailah berjenjang, urutkan dari Koran kecil di kota anda, kemudian ke kota tetangga dan seterusnya hingga Koran terbaik di negeri ini. Menurut saya ide seperti itu akan mampu menumbuhkan adrenalin kepenulisan anda, dan itu sesuatu yang menarik.
Saya pernah berada pada kondisi seperti itu, tetapi motivasinya berbeda. Waktu tahun-tahun 70 an saat masih mahasiswa di UGM Yogyakarta, saya berjuang untuk bisa menjadi penulis Koran demi mendapatkan honornya. Saat itu belum ada computer, belum ada wifi dan kehidupan Online. Yang ada barulah mesin tik dan Tip Eks sebagai penghapusnya. Di tengah berbagai keterbatasan dan kegiatan perkuliahan, saya melakukan pelatihan menulis dengan otodidak ( Kisah selengkap nya sobat bisa lihat dibuku saya: Ketika Semua Jalan Seolah Tertutup… Menulis Malah Memberiku Semuanya). Hasilnya setelah enam bulan berjuang barulah satu tulisan saya dimuat di Koran  Dua Mingguan Eksponen di jalan KH Dahlan-Yogyakarta. Senangnya bukan main.
 Dua bulan berikutnya, hampir semua Koran nasional sudah menerbitkan artikel-artikel saya. Yang Paling melegakan, saya dapat mempertahankan penghasilan honor dari tulisan saya tiap bulannya antara 17-35 ribu rupiah. Sutau capaian yang tidak sederhana. Saya masih ingat anak bupati yang kostnya di Realino waktu itu wesselnya baru sebesar Dua puluh lima ribu rupiah. Harga beras per Kg baru tiga puluh rupiah. Jadi harga satu artikel di harian Nasional seperti Kompas-Sinar Harapan dan Surabaya Post waktu itu bervariasi antara 17,500 sampai 30,000 rupiah atau setara dengan 580 kg -1000 kg beras ukuran sedang, sementara Koran Lokal seperti Kedaulatan Rakyat, Pikiran Rakyat dan Suara Merdeka bervariasi antara 1500-2500 rupiah. Berkaca dengan pengalaman ini maka menjadi penulis professional adalah soal kemauan.
Inilah beberapa Tips atau kiat yang umumnya dilakukan para penulis pemula, sehingga tulisannya berhasil menembus media. Di antaranya;
Perhatikan gaya penulisan media tersebut. Demikian juga dengan gaya penulisan opininya di koran tersebut, sebab masing-masing media mempunyai standar dan selera penulisan yang berbeda.
Topik Aktual. Koran terbit setiap hari, isu berubah setiap saat. Untuk menulis topik aktual, tantangannya adalah  untuk tidak hanya mengerti isu-isu terdahulu tapi juga memprediksi isu yang akan datang. Karena itu mengikuti isu yang tengah berkembang di media tersebut, namun bukan semacam berita melainkan opini dengan berbagai perspektif. Sebagai penulis opini, kita dituntut cermat menghadirkan perspektif baru untuk mengurai persolan yang tengah terjadi bahan penulisan melalui tersebut tersebut.
Ide Orisinal, Bukan Plagiat atapun Kompilasi. Terka dang data didapat dari tulisan lain. Tapi yang perlu diperhatikan, jangan sampai data itu justru menjadi yang utama dalam tulisan. Kembangkan ide terlebih dahulu baru kemudian data mengikuti.
 Argumentasi Logis.Logisme adalah syarat mutlak supaya ide dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Karena, tujuan menulis sejatinya adalah untuk menyumbangkan solusi dan tidak bertele-tele. Kurangi kata ‘kita’. Karena kata ‘kita’ mengesankan tulisan tersebut adalah tajuk rencana atau tulisan untuk meyapa redaksi. Sebut saja saya atau penulis kecuali kalau sifatnya memang sudah common sense.
Mengikuti Aturan.Perhatikan betul ejaan yang digunakan. Perhatikan pula aturan yang ditentukan oleh redaksi, misalnya: jenis tulisan, jumlah karakter, margin, spasi, dan seterusnya. Sebaik-baiknya tulisan tapi jika tidak mengikuti aturan tetap akan ditolak oleh redaksi. Kemudian menggunakan Bahasa yang Sopan.Keba nyakan media kini menerima tulisan melalui e-mail. Karena kemudahan ini, terkadang kaidah dan etika menulis surat terabaikan. Tulislah isi e-mail dengan sapaan kepada redaksi dan berisi maksud e-mail tersebut dengan bahasa yang sopan. Dengan begitu, redaksi jadi lebih merasa dihormati.
Perbanyak referensi. Sebuah tulisan akan sulit meyakinkan redaksi kolom opini jika referensinya kurang meyakinkan, entah itu sebagai data penguat, atau teori yang digunakan dalam menopang perspektif tulisannya. Meski referensi yang berlebihan juga pasti akan menyebalkan, dan itu tentu tidak disukai.
Afiliasi dalam sebuah lembaga atau organisasi. Biasanya, background seorang penulis opini juga dipertim bangkan. Hal ini bisa dimaklumi, misalkan anda seorang peneliti dari lingkungan Kementerian Pertahanan. Meskipun apa yang anda tuliskan sebenarnya tidak jauh beda dari penulis lainnya, tetapi latar belakang anda dari Kementerian terkait telah mempunyai nilai tersendiri bagi mereka. Lagi pula Harian tersebut ada juga keinginan untuk melahirkan penulis dari lingkungan Kementerian Pertahanan. Dari pengalaman penulis sendiri, sering terasa ada perhatian dari Redaksi terkait dimana posisi penulisnya. Saya masih ingat takkala penulis melakukan penegasan batas antara Indonesia dan Papua New Guinea, semua tulisan yang saya kirimkan dari lokasi tersebut dimuat oleh media yang saya kirimi. Begitu juga pada saat saya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata, semua tulisan-tulisan dari lapangan tersebut dimuat oleh media yang saya kirimi. Kesan saya waktu itu, redaksinya seperti ingin membantu penulisnya. Dengan kata lain latarbelakang si penulis termasuk sesuatu yang jadi pertimbangan redaksi.


Juga jangan lupa untuk melampirkan data diri penulis. Syarat yang satu ini juga penting. Jangan lupa cantumkan scan KTP atau tanda diri lainnya seperti nomor NPWP, nomor rekening (biasanya ada honor untuk penulis), dan foto diri . Untuk syarat seperti ini, biasanya agak berbeda antara Koran yang satu dan lainnya, karena itu perlu disesuaikan dengan permintaan media bersangkutan.( Sumber : http://www.bukuperbatasan.com/index.php/2017/03/17/pengalaman-jadi-penulis-harian-koran-lepas/)

Monday, March 6, 2017

CONTENTIO : Mengubah Video Menjadi Artikel yang unik dan Google Friendly

CONTENTIO : Mengubah Video Menjadi Artikel yang unik dan Google Friendly

WP Contentio adalah Plugin yang mengubah sub Judul Video Youtube menjadi sebuah posting blog, selain itu, konten yang dihasilkan juga 100%, Mudah dibaca dan tidak melanggar copyright,tidak seperti kebanyakan dari layanan lainnya.
Sebuah Wordpress Plugin yang akan mengubah cara pelanggan Anda membuat konten yang sangat UNIK. Sekarang, di luaran sana ada ribuan layanan atau Content Writer. Namun, Jika anda memiliki WP-Contentio itu semua akan memudahkan Anda membuat sebuah Konten bahkan
hanya dalam hitungan DETIK saja. Ya, betul, konten yang 100% unik dan tidak dapat ditemukan pada setiap blog atau situs.


1. Hyperlink - Buatlah Keyword yang mengarah Ke berbagai Situs atau Blog      Anda sebagai SEO TOOLS anda.
2. Hanya dalam hitungan DETIK anda dapat membuat kontent melalui video      YouTube.
3. Buat Call To Action dalam setiap Postingan untuk Penawaran Produk/Jasa      Anda
4. Spinner - Spin Artikel agar semakin UNIK
5. Integration Youzign - Sebagai editing thumbnail agar UNIK
6. Integration DropMock
7. Instan Post TAG
8. Automated Content Creation
9. Auto Share to Social Media
10. Multi Post with Video ( Long Form )
11. Setting by Kategori
12. Unlimited Site

Friday, February 17, 2017

Buku adalah Senjata


Oleh Nirwan Ahmad Arsuka 

Jika bangsa adalah sebuah tubuh, maka pengetahuan-dalam pengertiannya yang paling luas-adalah oksigen yang menentukan kesehatan dan keutuhan bangsa tersebut. Buku-buku yang beredar, dan musik yang menjalar (dan itu bukan hanya musik Bob Dylan yang tahun lalu mendapat Hadiah Nobel untuk Sastra), mungkin bisa dilihat sebagai hemoglobin yang mengikat oksigen pengetahuan itu. Pustaka yang bergerak memburu pembaca bisa dilihat sebagai sel-sel darah merah yang mencoba mengedarkan oksigen itu ke bagian-bagian tubuh, termasuk yang paling jauh dari jantung.

Menyamakan antara relawan pustaka dan sel darah merah ini mungkin terlalu menyederhanakan banyak hal, dan karena itu bisa menyesatkan. Maklum, analogi ini dibuat oleh mahasiswa kedokteran yang gagal meneruskan kuliah karena terdeteksi mengidap lemah warna merah dan buta warna hijau. Tapi, mereka yang buta warna pun, bahkan buta total seperti Helen Keller, bisa melihat jelas betapa pengetahuan baru itu bisa benar-benar hadir bagai oksigen yang memungkinkan produksi energi yang sangat penting bagi kehidupan.
Memburu pembaca  Sekitar 2.000 meter dari markas Noken Pustaka Papua di Pasirputih, Manokwari, ada satu kampung yang diisi para pendatang dari satu sub-suku Gunung Arfak. Ketika saya tiba di Manokwari, kampung itu masih disebut Kampung Vietnam. Permukiman dan penduduk kampung ini memang tampak lebih asing dan tertinggal dibandingkan tetangganya yang hanya berjarak hampir 1.000 meter.
Sekalipun ada sekolah gratis di wilayah itu, anak-anak perempuan di Kampung Vietnam dilarang bersekolah. Relawan Noken Pustaka berupaya mendatangi kampung itu membawa bacaan gratis dengan harapan buku-buku tersebut akan membantu anak-anak perempuan itu membangun kemampuan baca tulis. Anak-anak itu pun makin banyak yang bersemangat belajar karena mereka tahu, sekali mereka bisa membaca, mereka akan dapat membujuk bahkan mendesak orangtua mereka agar mereka diperbolehkan bersekolah. Di tangan anak-anak perempuan itu, buku menjadi senjata untuk membebaskan diri dari kurungan keluarga.
Beberapa puluh kilometer dari Kampung Vietnam, ada seorang kepala sekolah dari keluarga kepala suku yang agak kesal ketika rombongan Pustaka Bergerak Papua Barat datang mendadak tanpa pemberitahuan. Ia menyesali tak dapat menyuguhkan yang terbaik kepada rombongan, yang terdiri dari “Si Belang Kuda Pustaka”, Agus Mandowen si pemanggul noken, dan Anand Yunanto si pengendara “Motor 3 Roda Noken”. Seandainya pak kepala sekolah diberi tahu lebih awal, ia akan dengan senang hati mengajak warganya berburu rusa dan lobster untuk menjamu rombongan pustaka bergerak itu.
Memang yang dibawa bukanlah buku baru semua, tapi buat pak kepala sekolah, buku-buku itu adalah barang amat langka yang bisa memperbaiki kehidupan warganya. Pak kepala sekolah yang sempat mengenyam pendidikan formal itu bisa bercerita panjang lebar bagaimana buku telah mengubah hidupnya, dan ia juga ingin kehidupan warganya meningkat lebih baik.
Sementara bagi Asnan Khaerul dan para relawan Kandayan Pustaka yang bergerak di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, buku-buku sumbangan adalah senjata untuk melindungi dan memperbaiki kehidupan masyarakat asli dan para pendatang yang banyak bekerja di perkebunan. Godaan untuk berpindah ke wilayah seberang perbatasan dibentangkan setiap hari di depan mata. Tapi, para relawan itu, dan warga yang mereka dampingi, rupanya masih punya ikatan emosional kuat dengan tanah air bernama Indonesia. Dan, yang mereka harapkan agar bisa menangkal godaan dan merawat ikatan emosional itu hanyalah sumbangan buku, hemoglobin yang mengikat oksigen. Iswan Kinsank, relawan Kandayan Pustaka Kalimantan Utara, menyeru: “Kirimlah buku agar NKRI tetap utuh.”
Buat orang-orang ini, pengetahuan yang diikat dalam teks, atau dalam nada, sungguh mirip oksigen yang diikat dalam hemoglobin: sumber kekuatan untuk membakar metabolisme, membangkitkan daya hidup mengolah dunia. Jika buku dan aneka karya yang mengikat pengetahuan segar tak banyak beredar, maka sebuah bangsa bisa tampak seperti tubuh yang mengidap anemia. Kelesuan metabolisme yang kadang dirasakan dalam tubuh bangsa kita ini disebabkan bukan hanya oleh belum banyaknya sel darah merah, juga oleh kurang bagusnya pembuluh nadi. Banyak wilayah kita yang belum tertembus oleh jalan, dan para relawan jadi seperti sel darah merah yang harus menumbuhkan kaki sendiri dan tak semata mengandalkan dorongan dari jantung agar bisa bergerak mencapai pembaca yang nyaris tak terjangkau.
Darah dan sumsum  Pengembangan jaringan pembuluh nadi yang luas dan lancar adalah harapan besar yang juga ditunggu oleh Pustaka Bergerak. Disebut harapan besar karena untuk saat ini biaya pengiriman buku dari Jakarta ke Intan Jaya, Papua, misalnya, bisa demikian tinggi sehingga nilainya lebih mahal daripada harga buku.
Selain menyiasati sistem distribusi, membangun jalur, dan menerobos rintangan yang menghalangi jaringan pembuluh nadi, kita juga punya tantangan dalam memproduksi hemoglobin yang baik. Jika pustaka bergerak dinilai dari mobilitasnya memburu pembaca, pustaka tak bergerak dinilai dari kemampuannya membangun koleksi yang bagus dan unik. Jika relawan pustaka bergerak bisa dilihat sebagai sel darah merah pengangkut hemoglobin, maka pekerja pustaka tak bergerak yang secara sadar membangun koleksi yang segar dan kaya, menghimpun serpihan pengetahuan yang nyaris hilang ke dalam kliping, seperti yang dilakukan HB Jassin, Pramoedya, atau kawan-kawan di Indonesia Buku (I-Boekoe), misalnya, bisa dilihat sebagai sel sumsum yang memproduksi hemoglobin.
Pustaka tak bergerak yang ada di kampus-kampus dan lembaga-lembaga pengetahuan tentu harus ditakar prestasinya bukan hanya pada kemampuannya mengoleksi buku, juga pada kesuburannya memproduksi buku bagus, menghasilkan hemoglobin pengikat oksigen segar yang bisa diedarkan oleh sel darah merah ke seluruh tubuh.
Oksigen yang segar, pengetahuan yang unggul, selalu mengandung paradigma yang juga unggul, yang paling bisa menjelaskan dan menyatukan banyak hal. Sayang sekali bahwa masih banyak buku kita yang hanya mereproduksi paradigma lama yang sudah kehilangan kekuatan. Buku-buku seperti ini tak cukup banyak mengandung oksigen segar dan lebih banyak menyimpan karbon dioksida, sisa-sisa metabolisme, produk pandangan dunia lama, yang jika menumpuk dalam jumlah besar akan merusak kesehatan tubuh.
Oksigen paling segar, pengetahuan paling ampuh, yang membentuk kenyataan dunia saat ini, datang dari nalar kritis yang telah meledakkan revolusi ilmu dan teknologi. Memang, ada yang tampak mencemaskan dari revolusi ilmu dan teknologi saat ini. Nalar kritis yang habis-habisan meneliti dirinya dan semesta ini tampak seperti mempereteli segala yang dulu mulia yang disematkan pada dirinya, dan menemukan bahwa nalar kritis itu tak lain dari algoritme saja.
Tarian semesta  Saya juga pernah, lebih 10 tahun yang lalu, menganggap bahwa alam semesta seisinya ini adalah sejenis algoritme, sebuah “Labirin Berujung Tunggal” yang tujuannya adalah pengekalan dan penyempurnaan diri sistem. Anggapan ini masih bertahan sampai sekarang, tapi ketimbang melihat seluruh kenyataan ini sebagai algoritme semesta data yang dingin, ada unsur “api” yang membuat seluruh kenyataan semesta jadi semacam maha-sastra yang terus berproses, karya setengah jadi yang merindukan mitra pencipta untuk melampaui diri.
Dibantu perangkat deteksi nuklir, ilmu-ilmu kehidupan mutakhir telah mengubah seluruh tubuh organisme, termasuk manusia, menjadi draf teks sastra yang kaya dan menantang. Kalimat-kalimat yang kurang bagus dalam teks gen yang diwarisi dari leluhur bisa digunting dan dibuang. Kalimat-kalimat yang lebih bagus bisa saja dimasukkan ke dalam draf teks tersebut.
Ilmu-ilmu alam seperti kosmologi dan fisika nuklir yang dibimbing oleh matematika pelan-pelan juga bekerja dan bermimpi meringkas semesta raya ini menjadi sebaris rumus, selarik puisi. Puisi semesta raya ini mungkin saja juga perlu disunting, mungkin juga tidak. Tapi, cukup jelas bahwa puisi semesta itu menunggu sekaligus memberikan jalan bagi penciptaan puisi semesta lainnya.
Pemahaman tentang penyastraan semesta ini tentu juga mencakup pemahaman tentang hakikat sastra yang bertaut sangat erat dengan musik, tentang sejarah puisi yang berasal dari nyanyian, tentang lirik yang berasal dari lyre. Pemahaman seperti ini bukan hanya mengubah seluruh rasa cemas menjadi takjub, ia juga mengundang kita untuk ikut menari bersama dalam tarian semesta raya.

Nirwan Ahmad Arsuka, Pendiri Pustaka Bergerak  ( Sumber : Kompas 16 Februari 2017)

Monday, January 2, 2017

Formula Sukses, Bisnis Affiliate: Wujudkan Peluangmu

Formula Sukses, Bisnis Affiliate: Wujudkan Peluangmu


Salah satu bisnis online yang banyak diminati oleh para pemula adalah affiliate[1] marketing atau bisnis affiliate. Banyak alasan yang bisa dikemukakan mengapa bisnis ini begitu diminati, antara lain karena caranya yang sederhana, tidak ribet dan yang lebih menarik lagi bisnis jenis ini tidak memerlukan modal yang besar. Yang anda perlukan hanya ilmu, komputer atau Laptop dan jaringan internet. Memang sih semua bisnis pasti memerlukan modal juga, meski jumlahnya terbatas. Tetapi apakah semudah itu berbisnis Affiliate? Kalau cara berbisnisnya memang mudah. Bahkan dapat dikatakan mudah sekali. Tetapi bagaimana agar bisa berhasil dengan bisnis affiliate? Tentu lain lagi jawabnya. Ada dua hal yang anda perlukan, kemampuan teknik dan kemudian kemampuan memasarkan. Nah kedua hal itulah yang akan kita suguhkan kepada anda lewat buku ini.
Untuk bisnis affiliasi ini bagaimanapun anda masih memerlukan dana untuk membeli Nama Domain dengan harga sekitar rp 150 ribu pertahun; biaya sewa webhosting sekitar 65 ribu perbulan; biaya sambungan internet sekitar 300-400 ribu perbulan, terserah mau speedy,firstmedia dll. Anda juga sesungguhnya memerlukan dana untuk pembelian Theme, memang banyak theme yang gratis tetapi kalau anda memerlukan website yang cocok untuk bisnis affiliate, anda perlu juga membelinya-harganya antara 500 ribu- 1 juta rupiah. Anda juga masih perlu sebuah Autoresponder yang membantu anda  dalam hal pemasaran-harganya bisa 100-250 ribu perbulan atau ada juga satu kali beli seharga antara 500 ribu – 1 juta rupiah. Meski begitu ada juga yang gratis dan mutunya sangat baik, misalnya MailChimp atau LisWire dll.  Jadi kalau dijumlah-jumlah, ya perlu ada dana sekitar 300-700 ribu perbulan serta ditambah 2-3 jutaan pertahunnya. Jadi memang anda harus menjadikannya sebagai sesuatu bisnis yang real, sama seperti bisnis off line.
Idealnya anda juga mempunyai dana untuk promosi, sebab bagaimanapun juga yang namanya bisnis maka promosi itu adalah sesuatu yang harus. Apakah itu promosi lewat Google Adwords atau Facebook, Twitter ads dll. Sebab kalau mengandalkan promosi secara gratisan, pastilah memerlukan waktu yang lama dan investasi dalam ilmu ketrampilan yang lebih bagus. Promosi lewat online memang relatif-artinya anda bisa mencoba dengan biaya kecil dahulu, dan setelah diperhitungkan ada sambutan pasar maka anda bisa melipat gandakannya sesuai kekuatan anda. Pada intinya, meski bisnis affiliasi ini terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya ia membutuhkan ketrampilan seorang marketing online yang baik. Tidak hanya itu bisnis ini memerlukan ketrampilan teknis online yang baik. Tanpa pengetahuan seperti itu, anda hanya akan menambah jumlah para pebisnis online yang gagal. Nah pengetahuan seperti apa sesungguhnya yang diperlukan? Nah pengetahuan seperti itulah yang jarang ditemukan. Dan itulah salah satu ide yang mendorong penulisan buku ini.
Sebab selama ini jargon yang sering anda jumpai adalah-Jika Anda mau mencari cara cepat, sederhana, dan terbukti mampu  menghidupi anda dengan gaya hidup Lifestyle dot com dan mampu menghasilkan uang banyak, maka jadilah pebisnis Affiliate. Tidak ada yang salah di sana. Jargon seperti itu, sah sah saja. Hal itu jugalah, yang akan ditunjukkan buku ini  untuk Anda. Bagaimana anda dapat bekerja sesuai ritme kehidupan yang anda inginkan. Anda bisa melakukan bisnis anda dari mana saja dan kapan saja, selama ada jaringan online. Anda bisa menghasilkan uang lebih dari cukup. Percayalah, cara ini bukan rahasia bisnis online di internet tapi cara ini jelas mampu menciptakan lebih banyak jutawan atau milyarder dari bisnis manapun juga di dunia. Maksudnya, menghasilkan uang melalui bisnis affiliate yang di gagas oleh  Google, Clickbank, Ebay, Amazon, Alibaba, dll serta semua bisnis turunannya. Itu memang benar adanya. Tulisan seperti itu memang sudah tidak asing lagi bagi pebisnis Online. Hanya saja apakah anda sudah mempunyai pengetahuan yang cukup untuk itu. Gambaran seperti diatas tadi adalah gambaran bagi seorang pebisnis affiliate yang sudah jadi. Maksudnya sudah berpengalaman dan berpengetahuan.
Apa Itu Bisnis Affiliasi. Pernahkah Anda mendengar istilah “Affiliate”? tentu saja bagi para affiliate marketing istilah affiliate sudah tidak asing lagi, namun tidak menutup kemungkinan bahwa sebagian dari para penggiat online masih belum mengerti betul apa yang dimaksud dengan affiliate. Jadi apa sebenarnya bisnis affiliasi atau program affiliasi? Bisnis Affiliasi adalah usaha atau bisnis yang menjualkan produk atau layanan jasa orang lain. Saat anda berhasil menjual produk/layanan jasa orang lain tersebut, maka anda akan mendapatkan komisi yang besarnya kisaran antara 15% sampai dengan 75% tergantung dari perusahaannya. Orang yang menjalankan program affiliasi biasa disebut dengan istilah Affiliate atau Affiliate Marketer.
Singkat kata, bisnis afiliasi ini membuat kita sebagai 'sales' atau 'makelar' dan kita akan dibayar bila produk yang kita tawarkan terjual. Namun 'sales' atau 'makelar' disini kita tidak perlu berkeliling-keliling secara fisik tetapi ke mana-mana cukup dengan cara online. Iya karena bisnis afiliasi ini adalah 'sales online' atau 'makelar online'. Jadi ya kita menawarkan barang tersebut dengan bebas, bisa secara online atau cara offline. Boleh dikatakan Bisnis Afiliasi ini hampir sama dengan bisnis SISTEM DROPSHIP bedanya ada pada cara kerjanya. Kalau dropship ini kita menjualkan produk atau jasa orang lain bisa dengan cara yang sama; dan kalau terjadi transaksi bisnis atau “kesepakatan pembeliannya sudah ok atau sudah deal”, maka kita akan mengirimkan “nama dan alamat si pembeli ke pemilik barang. Pemilik barang kemudian akan mencatatkannya dan mengirimkan produk atau jasa tersebut kepada pembeli sesuai dengan nama dan alamat yang anda berikan; dan mereka bertindak (mengirimkannya) atas nama anda atau perusahaan anda. 
Bisnis affiliate merupakan salah satu jenis atau program bisnis online yang dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang dapat menghasilkan untung besar jika berhasil menjalankan dengan sukses. Bisnis affiliasi menjadi pilihan banyak orang karena beranggapan sangat mudah dan sederhana dalam menjalankannya. Karena anda tidak perlu membuat produk sendiri, tidak perlu disibukkan dengan berbagai tugas  seperti mengemas, mengirimkan dan bahkan mendengarkan komplain serta berbagai kerepotan lainnya dalam melayani kastamer atau pelanggan. Sebagai seorang affiliate marketer, anda cukup hanya dengan memperkenalkan produk tersebut dengan berbagai sarana promosi, misalnya seperti banner, video marketing dan website replika yang telah disediakan. Selain dengan berbagai kemudahan tersebut di atas, untuk dapat mengikuti program affiliasi juga gratis alias tidak dipungut biaya apapun. Siapa saja bisa dapat mendaftar menjadi member affiliasi dan secara otomatis juga mendapatkan web replika untuk menjalankan affiliasinya. Memang ada kalanya, ada juga yang mensyaratkan agar anda membeli produknya terlebih dahulu. Baru kemudian boleh memasarkannya. Beda-beda tipislah.
Kemudian yang ingin saya tekankan adalah bisnis affiliasi online itu polanya sama dengan bisnis affiliate offline secara prinsipnya ia sama yakni menjualkan produk/jasa, kemudian menawarkannya dengan cara yang menarik, untuk membuat orang lain datang  pada kita, bukan kepada yang lain. Cara kerjanya juga sama. Hanya mediumnya saja yang berbeda. Kalau bisnis affiliate Offline kita lakukan di alam nyata, maka bisnis affiliasi online dilakukan di dunia Maya atau dunia Online. Karena itu, hati-hati juga kalau ada orang menawarkan bisnis affiliasi ajaib yang bisa menghasilkan ratusan juta rupiah dalam sekejap. Maka percayalah itu ujungnya akan berahir pada pola penipuan. Intinya, kalau di offline mustahil, maka di online juga pasti mustahil. Kemudian ada satu lagi. Bisnis Online dalam batas-batas tertentu bisa di automasi. Dalam artian bisnis anda bisa bekerja sendiri hanya dengan sedikit sentuhan anda.
Beda lainnya atau pola yang membedakan bisnis affiliate offine dengan online adalah kalau di offline kita membuka toko pajangan, kantor, dan sejenisnya. Sedangkan untuk menjalankan bisnis online, kita membuat website. Produk/jasa yang dijual juga bisa berbeda.Kalau bisnis affiliasi offline umumnya produk fisik. Sedangkan dalam bisnis affiliasi online kita juga bisa menjual produk digital, Software berupa file digital di komputer tanpa bentuk fisik. Jadi  apa yang akan kita bicarakan di sini adalah bisnis affiliasi online. Meskipun prosesnya sama, tapi karena medianya berbeda maka tentunya ada pertimbangan-pertimbangan tertentu yang perlu anda pertimbangkan sebelum anda mulainya. Tidak semua orang cocok dengan bisnis affiliasi online dan sebaliknya. Bisa jadi setelah membaca tulisan ini malah anda akan lebih memilih menjalankan bisnis affiliasi offline saja atau sebaliknya. Senangnya atau enaknya menjalankan bisnis affiliasi online, beberapa diantaranya : sistemnya bisa dijalankan secara otomatis atau semi otomatis ; potensi pasarnya jauh lebih besar daripada bisnis offline; bisa dimulai dengan upaya dan biaya yang lebih rendah; tidak terikat waktu dan tempat.
Menjadi pebisnis affiliate Online sama dengan bisnis offline lainnya, sebaiknya memang harus juga memiliki Mindset bisnis yang benar. Dari berbagai hasil penelitian, memperlihatkan begitu banyak usaha yang dijalankan oleh para pebisnis jadi gagal di tengah jalan, ternyata dalam banyak hal, karena ada kesalahan pada mindset mereka. “Banyak pemilik bisnis memiliki mindset (pola pikir) yang salah, mereka cenderung melihat suatu bisnis sebagai sesuatu yang jadi beban, mereka gagal melihat dari sisi  kesempatannya. Tak heran mereka lebih mudah frustasi dari pada antusias selama menjalankan bisnis. Mereka berpikir, bisnis adalah beban, bukan kesempatan. Kesalahan mindset tersebut, umumnya terjadi karena adanya cara berfikir bahwa bisnis online yang dijalankan dengan cara otomatis hanyalah mitos, bukan kenyataan.
Dan mindset yang paling merusak, adalah melihat bisnis hanya sebagai alat mencari uang, bukan sarana untuk membantu banyak orang untuk mencapai tujuan mereka. “Karena itu sangat penting untuk mempunyai minset bisnis yang benar. Mindset tentang bagaimana membangun bisnis yang benar, membangun bisnis yang dapat membantu orang lain untuk bisa mewujutkan impiannya.  Artinya, ada semangat untuk menemukan produk/jasa yang bisa membantu orang lain untuk mewujudkan mimpinya. Kalau orang lain bisa merasa terbantu oleh bisnis anda, maka mereka juga akan dengan senang hati untuk membantu anda dapat menikmati hasil kerja anda.
Sebagai seorang pemilik bisnis yang berwawasan entrepreneur, anda dituntut untuk menguasai mindset sebagai seorang pengusaha yang bisa memiliki sistem bisnis automasi. Tanpa mindset itu, selamanya Anda akan terkunci dibisnis anda dan akan bekerja seumur hidup bersama karyawan yang Anda gaji. Lantas bagaimana memperbaiki mindset agar benar dan jadi pebisnis berhasil? Untuk melakukan rekontruksi terhadap mindset bisnis yang sudah terlanjur menyimpang, berikut beberapa resep yang bisa membawa anda kembali ke jalur yang benar.
Pertama, Anda sebagai pemilik bisnis harus menyadari bahwa bisnis dibangun di atas kesadaran untuk membantu lebih banyak orang. Semakin banyak yang terbantu lewat bisnis anda, semakin berdaya gunalah bisnis anda.
Kedua, bisnis yang baik adalah bisnis yang bermanfaat bagi banyak orang, dan satu-satunya alasan mengapa kita membangun bisnis adalah karena bisnis itu bisa membantu banyak orang tanpa keterlibatan kita secara langsung.  Alasan yang kedua inilah mengapa penting membangun system bisnis affiliasi yang benar. Dengan sistem bisnis yang baik dan benar, bukan saja pemilik bisnis itu sendiri yang merasakan manfaatnya, customer atau masyarakat umum pun akan merasakan betapa bermanfaatnya berbisnis dengan anda.
Ada jutaan ragam atau begitu banyaknya yang bisa di buat bisnis dengan pola Online, tetapi kali ini kita khusus membicarakan Affiliate marketing. Affiliate marketing itu model bisnis affiliasi, dimana kita dengan kesepakatan tertentu terlebih dahulu mempromosikan produk milik orang lain, kemudian kita mendapatkan komisi setiap kali berhasil menjualkannya. Sering juga disebut referral marketing atau CPA marketing. Selain menjaring iklan lewat AdSense, bisnis affiliasi ini tergolong paling populer di kalangan blogger. Alasannya sederhana, karena penghasilannya (jauh) lebih tinggi dari iklan AdSense dan mereka tidak perlu pusing membuat produk. Sebagian besar orang yang mulai berbisnis affiliate marketing biasanya mengandalkan blog, jadi dalam usaha ini sangat penting untuk mempelajari bagaimana cara membuat dan mengembangkan blog. Semoga Bisa bermanfaat.




[1] Dalam penulisan buku ini saya sering menuliskan affiliate marketing dengan bisnis affiliasi atau bisnis affiliate, kenapa saya tidak menyeragamkannya saja menjadi bisnis affiliasi atau bisnis affiliate saja misalnya? Ya semata-semata untuk keleluasaan saat penulisannya saja. Hanya karena untuk menjaga moodnya saja, soal arti dan maknanya sama saja.

Tuesday, December 13, 2016

Buku Baru : Formula Gaptek 10 Jutaan Perbulan

Buku Baru : Formula Gaptek 10 Jutaan Perbulan

Apapula Formula Gaptek itu? Lalu bagaimana ceritanya bisa meyakinkan para pemakainya bisa dapat penghasilan 10 jutaan perbulan?  Itulah seninya. Sekarang saya Tanya pada anda. Kalau anda saya beri kesempatan untuk membuka Toko, terserah anda mau buka Toko apa saja dan terserah memilih tempat lokasi Tokonya di mana saja anda suka. Lalu saya Tanya anda, dengan fasilitas seperti itu apakah anda bisa mendapatkan penghasilan 10 jutaan perbulan? Saya yakin anda pasti menjawab Yah pasti bisalah. Lah kalau saya jualnya produk yang berharga 500 ribu ke atas, dan komisinya 10-15%, maka dengan kemampuan menjual 12 item perhari, maka potensi pendapatan anda perhari bisa mencapai antara 600 ribu-750 ribu perhari, dan bisa mencapai 18 juta-22.5 juta perbulan. Masuk akal kan? Berbisnis Online, anda bisa melakukan hal seperti itu dengan dana yang sangat terjangkau. Sementara di dunia Offline, untuk sewa Ruko yang baik di lokasi yang tepat, anda perlu dana tidak kurang dari 25 Jt-35 jt perbulan. Kebayang anggak?

Nah dengan Buku ini, saya memberikan anda kemampuan berbisnis di Online dalam Lima Model Usaha popular dan menjanjikan, mulai dari: Blogging, Bisnis Adsens, Membership Site, Bisnis Affiliasi, Bisnis Dropshiper, Toko Online, dan StartUp. Percaya nggak? Membuat bisnis Online dengan model-model seperti itu, pada dasarnya tidaklah memerlukan “rocket Science”, tidak memerlukan kemampuan akademik yang luar biasa. Yang penting anda mau berusaha dan mau belajar memahami cara kerjanya. Maka anda bisa berhasil menjadi pebisnis Online dengan penghasilan lebih dari 10 Jutaan perbulam. Percayalah. Itulah niat saya membuat Buku ini. Kalau soal berhasil tidaknya itu memang tidak bisa saya jamin. Karena hal seperti itu, sepenuhnya tergantung kesungguhan anda dan Izin yang Maha Kuasa.
Pertama-tama yang ingin saya tekankan adalah bisnis online itu polanya sama dengan bisnis offline secara Prinsipnya ia sama yakni menyediakan produk/jasa, kemudian menawarkannya untuk membuat orang lain datang  pada kita, bukan kepada yang lain. Cara kerjanya juga sama. Hanya mediumnya saja yang berbeda. Kalau bisnis Offline kita lakukan di alam nyata, maka bisnis Online dilakukan di dunia Maya atau dunia Online. Karena itu, hati-hati juga kalau ada orang menawarkan bisnis ajaib yang bisa menghasilkan ratusan juta rupiah dalam sekejap. Maka percayalah itu ujungnya akan berahir pada pola penipuan. Intinya, kalau di offline mustahil, maka di online juga pasti mustahil. Kemudian ada satu lagi. Bisnis Online dalam batas-batas tertentu bisa di automasi. Dalam artian bisnis anda bisa bekerja sendiri hanya dengan sedikit sentuhan anda.
Beda lainnya atau pola yang membedakan bisnis offine dengan online adalah kalau di offline kita membuka toko, kantor, restoran, warung, dan sejenisnya. Sedangkan untuk menjalankan bisnis online, kita membuat website. Produk/jasa yang dijual juga bisa berbeda.Kalau bisnis offline umumnya produk fisik. Sedangkan dalam bisnis online kita juga bisa menjual produk digital, Software berupa file digital di komputer tanpa bentuk fisik. Jadi  apakah anda akan Pilih online atau offline? Berikut sedikit pertimbangannya buat anda. Jadi kalau anda sudah paham kesamaannya dan beberapa yang membedakan. Itu sudah merupakan langkah yang baik.
Itu belum semua. Meskipun prosesnya sama, tapi karena medianya berbeda maka tentunya ada pertimbangan-pertimbangan tertentu yang perlu anda pertimbangkan sebelum anda mulainya. Tidak semua orang cocok dengan bisnis online dan sebaliknya.Bisa jadi setelah membaca tulisan ini malah anda akan lebih memilih menjalankan bisnis offline saja atau sebaliknya. Senangnya atau enaknya menjalankan bisnis online, beberapa diantaranya : sistemnya bisa dijalankan secara otomatis atau semi otomatis ; potensi pasarnya jauh lebih besar daripada bisnis offline; bisa dimulai dengan upaya dan biaya yang lebih rendah; tidak terikat waktu dan tempat.
                                                                MAU BELI SILAHKAN DI SINI
Ada jutaan ragam atau begitu banyaknya yang bisa di buat bisnis dengan pola Online, tetapi dalam hal ini kita hanya akan memperkenalkan 5 jenis model bisnis yang paling sering dijalankan secara online. Tentu saja kelima model ini belum semuanya, tapi biasanya model-model bisnis online yang lain merupakan turunan atau cabang dari salah satunya. Silahkan lihat secara lebih detail pada bab-bab berikutnya,  harapannya semua ini akan memberikan gambaran pada anda apakah modelnya cocok dengan anda atau tidak. Garis besarnya adalah :
Jualan produk/jasa secara online  Ini yang paling mudah, semua orang pasti sudah paham. Bedanya dengan bisnis offline, anda akan menjual produk/jasa lewat dunia maya via website. Bisa dari website sendiri, social media, atau pasar online seperti Tokopedia, BukaLapak, dll. Model ini mudah dilihat dan ditemukan di media Online.Model bisnis ini cocok untuk anda yang: sudah tahu produk/jasa yang akan dijual;  sudah punya bisnis offline, ingin mengembangkannya ke dunia bisnis online; tidak memerlukan modal besar, atau malah bisa dilakukan seolah tidak ada modal sama sekali; dan butuh penghasilan langsung atau cepat
Menjadi publisher iklan  Pernah dengar AdSense? Pernah heran nggak, kenapa di internet banyak blog dan website yang menyediakan informasi secara gratis? Yah karena mereka memang mencari pengunjung sebanyak-banyaknya. Mereka membuat postingan yang benar-benar dicari banyak orang, terlepas itu apapun segmennya. Yang penting mereka butuh pengunjung yang banyak. Karena di websitenya tersebut mereka memasang atau dipasang iklan. Sehingga makin banyak yang datang maka makin besarlah pendapatan mereka lewat komisi Iklan.
Ceritranya, Google punya jaringan iklan paling besar, namanya AdSense . Adsense ini akan membayar setiap website yang memuat Iklan mereka sejumlah uang dengan besaran tertentu, setiap iklan mereka di Klik oleh pengunjung website. Bisa dipercaya, maka para pemilik website akan berlomba membuat website yang banyak pengunjungnya dan kemudian dapat uang dan jumahnya tidak terbatas, Karena itu jangan heran seorang pebisnis iklan Adsense bisa punya website sampai ratusan jumlahnya. Mereka membangun website yang semi otomatis, atau malah otomatis. Website itu mampu berdiri sendiri, mulai dari postingan baru, menjawab pertanyaan para pengnjung dsb dsb. Lha kalau satu website bisa menghasilkan 500 ribu perbulan dan anda punya 50 website? Maka anda akan berpenghasilan 25 juta perbulan. Dalam hal hal tertentu, para pebisnis Online itu bisa mendapatkan uang dari satu website saja sampai puluhan juta perbulan. Menarik kan? Masalahnya? Mampukah Anda membuat website yang ramai pengunjungnya?
Membuat Website layanan berlangganan  Model bisnis ini bisa dalam berbagai bentuk, dasarnya keanggotaan, bisa bulanan atau tahunan. Umumnya para anggota membayar semacam iuran bulanan atau tahunan, kesamaannya ada pada sistem pembayarannya: yakni berlangganan.
Ini beberapa contoh bentuknya: Blog dengan pola “memberships” berisi konten premium;   Forum khusus atau tertentu eksklusif dengan keanggotaan berbayar ;       Software/app berbayar ; Kursus, konsultasi, jasa berlangganan;             Majalah atau Harian digital; dan produk berlangganan dll
Affiliate marketing  Affiliate marketing itu model bisnis affiliasi, dimana kita dengan kesepakatan tertentu terlebih dahulu mempromosikan produk milik orang lain, kemudian kita mendapatkan komisi setiap kali berhasil menjualkannya. Sering juga disebut referral marketing atau CPA marketing. Selain menjaring iklan lewat AdSense, bisnis ini tergolong paling populer di kalangan blogger. Alasannya sederhana, karena penghasilannya (jauh) lebih tinggi dari iklan dan mereka tidak perlu pusing membuat produk. Sebagian besar orang yang mulai berbisnis affiliate marketing biasanya mengandalkan blog, jadi dalam usaha ini sangat penting untuk mempelajari bagaimana cara membuat dan mengembangkan blog.
Membangun StartUp Startup? Ap itu Start Up? Menurut sumber informasi dari Wikipedia.org, startup adalah sebuah perusahaan rintisan, umumnya disebut StartUp, merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Istilah “startup” menjadi populer secara internasional pada era dot-com, di mana dalam periode tersebut banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan. Dari pemahaman seperti itu kita dapat simpulkan bahwa bisnis startup adalah suatu bisnis yang baru berkembang. Bisnis startup ini lebih identik bisnis yang berbau teknologi, web, internet dan yang berhubungan dengan ranah online tersebut. Bisnis startup berkembang akhir tahun 90an hingga tahun 2000, nyatanya istilah Startup banyak.
Dengan kata lain, StartUp adalah sebuah bisnis yang baru dibangun dengan model dan proses kerja yang benar-benar baru, atau tidak meniru bisnis manapun yang sudah pernah ada sebelumnya. Bentuknya baru…atau meski ada kesamaan, tetapi ada juga perbedaannya meski tidak secara mendasar. Jadi misalnya anda memulai bisnis berupa toko buku online yang menjual buku buku umum atau khusus, itu bukan StartUp. Karena model seperti itu sudah umum. Tapi kalau anda membuat app untuk mem-booking ojek dari smartphone, atau seperti  Go-jek itu, ya itu bisa disebut sebagai Star Up. Karena sebelumnya belum pernah ada di Indonesia, kalau di luar negeri itu lain lagi.
Salah satu contoh terkait ini, adalah acommerce berikut aDelivery yang dibuat dan digunakan sebagai PROBLEM SOLVING terkait dengan distribusi Logistik dengan beberapa fitur yang diunggulkan seperti Status Delivery, Tracking Courier, Routing History, Rekonsiliasi Cash on Delivery, pemberitahuan melalui email dan SMS, hingga mereka dapat bantu menentukan Key Performance Index [KPI] untuk setiap kurir aCommerce Indonesia. aDelivery, memang masih tergolong baru digunakan untuk aCommerce Indonesia dengan armada yang yang dimiliki berjumlah 60-100 kurir. Pun demikian, di tahun tahun yang akan datang rencananya aDelivery akan menjadi sistem standar operasional aCommerce di kawasan Asia Tenggara. Untuk kawasan Indonesia sendiri implementasinya akan diperluas hingga ke beberapa kota besar, seperti Bandung dan Surabaya. Kira-kira maksudnya ya seperti itu. Semoga dengan berbagai “penampakan” tadi, Anda dapat melihat Peluang Anda.


Tuesday, September 6, 2016

Memilih Bisnis Online, Pilih Bisnis Yang Kau Suka



Oleh Harmen Haramaen

Suka atau tidak suka bisnis Online sudah ada di sekitar kita. Bisnis ini dekat dengan anak-anak muda di usia produktif. Karena secara fakta baru merekalah yang sudah mengikuti dunia Online atau dunia maya. Para generasi tua kita atau mereka yang rata-rata diatas 40 tahunan boleh dikatakan masih belum melek dengan dunia Online ini. Sehingga tidak heran kalau diberbagai komunitas, masih banyak yang merasa asing atau belum “nya hok” akan arti dan makna bisnis online ini. Bisnis seperti apakah bisnis Online itu. Semacam apakah bisnis seperti itu? Dalam bentuk atau wujud seperti apakah bisnis ini dijalankan? Atas dasar pemahaman seperti itulah, tulisan ini mencoba memperkenalkan dasar-dasar pemikiran untuk memulai bisnis online.
Apakah Bisnis Online Itu? Bisnis Online pada dasarnya sama seperti bisnis biasa dimana kita harus menjual sesuatu. Tidak peduli jenis apa yang kita perjual belikan, apakah jasa atau produk. Semua bisa. Bedanya, bisnis online jualannya tidak di pasar atau di mall-mall, namun di dunia maya atau internet.Jadi dengan begitu, bisnis online tak ayal adalah bisnis nyata juga. Hanya saja, pasarnya berbeda. Jadi jika masih ada yang beranggapan bahwa bisnis online adalah suatu bisnis cepat menghasilkan uang banyak dan kaya raya, maka itu jelas keliru besar. Tanpa usaha nyata dibarengi dengan kemampuan berbisnis di dunia maya, percayalah maka bisnis anda juga tidak akan bisa berhasil.

Jenis Bisnis Online
Ada banyak jenis bisnis online yang saat ini dijalankan orang. Namun bila dilihat dari jenis produknya, maka bisnis online  mengenal dua jenis bisnis. Bisnis Online dengan Produk Fisik dan Bisnis Online dengan Produk Digital. Kedua jenis bisnis online ini tumbuh dan berkembang dengan caranya masing-masing.
Bisnis Online dengan Produk Fisik  Jenis bisnis online dengan produk fisik belakangan ini terus berkembang dan sepertinya akan selalu jadi tren di Indonesia. Bisnis ini sama dengan bisnis Off-Line pada umumnya, yakni produk yang terlihat dan dapat dipegang sesuai fisik barang yang dijual, dapat disentuh dan dirasakan. Contohnya adalah barang-barang elektronik seperti Handphone,tablet,computer;  ragam macam pakaian seperti baju, sepatu hingga produk kerajinan tangan, dll.
Membangun bisnis online baik dengan produk fisik ataupun digital sama-sama membutuhkan jasa pembayaran (Transfer Via ATM, Paypal dll); juga jasa pengepakan dan jasa pengiriman. Boleh dikatakan bisnis online yang baik membutuhkan alat (tool) yang dapat membantu anda menjalankan bisnis anda agar bisa operasional dengan baik. Tetapi jangan hawatir, sebab ada banyak “Mall Online” yang bersedia membantu anda tanpa memungut bayaran sama sekali. Mereka memberikan “lapak” atau Toko untuk anda berdagang di Mall mereka. Misalnya anda sudah punya produk fisik maka anda tinggal daftar ke Bukalapak Com atau Tokopedia Com untuk menjadi pelapak. Anda akan bisa berjualan secara Online di Mall mereka tanpa diributkan oleh penghitungan biaya pengiriman dan cara pembayaran. Kalau anda mau. Anda tinggal iklankan produk anda dan kalau laku anda akan diberitahu kemana barangnya akan dikirimkan. Setelah transaksi selesai ( barang sudah sampai ke pembeli) anda bisa mengambil uang anda di admin lewat transfer yang sangat mudah. Enak kan? Peluang seperti itu banyak sekali. Baik nasional misalnya di Indonesia ( Matahari Mall, Blibili, Lazada, Zalora, Bhinneka Dll) atau Internasional ( Amazon, Alibaba dll)
Bagaimana kalau anda mau membuat sendiri Toko anda? Jawabnya bisa dan juga sangat “menantang” anda bisa buat Toko anda bisa operasional dengan cara nyaris secara otomatis. Kalau dilihat dari sisi ini maka bisnis Online ini sungguh menantang dan memerlukan upaya atau proses pembelajaran yang sungguh-sungguh agar anda bisa mewujutkan ide bisnis anda. Anda bisa memualainya lewat bisnis Online biasa atau dengan cara baru model Start Up, suatu bisnis yang baru sama sekali atau memodifikasi model bisnis yang sudah ada sehingga bisa lebih baik dari sebelumnya.
Bisnis Online dengan Produk Digital  Berbeda dengan produk fisik, bisnis online dengan produk digital memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi. Bisnis online dengan produk digital adalah bisnis yang menjual belikan produk yang secara fisik tidak dapat disentuh, tapi keberadaannya dapat dimanfaatkan. Contohnya adalah software komputer, mp3, video, graphic desain, ebook, script web, space hosting, bandwidth, domain, membership, space iklan, backlink, dll. Bisnis seperti ini bisa anda kembangkan sehingga berjalan secara otomatis. Artinya produknya tersaji lewat website secara menarik. Kalau ada yang tertarik dia tinggal pesan dan bayar kemudian produknya tinggal di Download (jumlah download dibatasi sesuai aturan bisnisnya). Pembayarannya langsung masuk ke rekening anda. Anda tinggal meng iklankannya dan kalau berhasil dan produk anda disenangi para kastamer anda maka uang anda akan terus bertambah dan tambah di rekening anda. Enak Kan?
Karena fleksibel, bisnis online dengan produk digital, menjualnya tidak memerlukan pengiriman barang. Konsumen atau pembeli bisa langsung mendownloadnya setelah membayar. Namun demikian bisnis ini tetap memerlukan jasa pembayaran dan sarana Download yang aman dari berbagai kecurangan ( downloadnya bisa dibatasi). Tidak ayal lagi, karena proses yang cepat, konsumen juga tidak butuh proses lama untuk mendapatkan produk yang diinginkan.Salah satu bisnis online jenis digital yang paling besar adalah iTunnes dari Apple Inc. Layanan dari Apple Phone menjual produk berupa mp3 dengan harga yang beragam. Google juga menjual produk-produk digital dan salah satu wadah terbesarnya adalah App Store untuk produk Android.

Bagaimana Cara Menjalankan Bisnis Online
Dari dua jenis bisnis online yang diuraikan di atas, memiliki cara dan metode berebada dalam menjalankannya sesuai dengan wujud produknya. Walau memiliki perbedaan mendasar, namun kedua jenis bisnis online tersebut memiliki kesamaan dalam memulai atau membangunnya.
Hampir pula serupa dengan memulai bisnis offline, bisnis online juga memiliki ketentuan dasar yang harus dilakukan. Berikut adalah langkah langkah utama yang harus dilakukan untuk dapat menjalankan dan memulai bisnis online agar bisa berhasil:
Pertama : Tentukan Bisnis Online sperti apa yang akan anda lakukan. Apakah anda akan melakukan bisnis Online untuk menjual produk fisik atau Digital? Apakah anda sudah mempunyai produk atau belum? Kalau anda belum punya produk sendiri, anda tetap bisa berbisnis Online dengan jelan menjualkan produk orang lain ( Affiliate Marketing). Intinya bisnis ini anda bisa mendapatkan uang dari komisi penjualan yang anda lakukan. Anda bisa menjualkan produk orang lain seperti di Lazada, Zalora, Bhinneka dll (Indonesia) atau Amazon, Alibaba (internasional).
Sekarang mari kita ambil contoh nyata, yakni bisnis jual buku. Kebetulan saya sendiri senang menulis jadi saya mau kembangkan bisnis jual buku lewat Online. Secara teoritis kita perlu terlebih dahulu mencari nama bisnis kita, sesuai dengan ide dasar bisnis kita.

Kedua : Melakukan Riset terkait nama Bisnis Online yang akan kita jalankan. Langkah ini disebut dengan Riset Keyword atau kata kunci untuk memastikan nama bisnis kita tersebut, diminati banyak orang. Kenapa dan apa pentingnya Riset kata kunci ini; nanti akan kita bahas dalam tulisan tersendiri. Jadi kembali ke contoh soal kita. Saya telah melakukan Riset kata kunci dan telah mendapatkan nama bisnis yang akan saya kembangkan adalah Bukuperbatasan. Sehingga namanya menjadi www.bukuperbatasan.com   ( Bersambung )

Sunday, August 21, 2016

Mau Menjadi Penulis Profesional dan Kaya?

Mau Menjadi Penulis Profesional dan Kaya?
oleh Harmen Batubara

Sekarang ini menjadi penulis sepertinya pekerjaan yang menarik dan kian hari makin banyak diimpikan anak muda Indonesia. Munculnya para penulis baru yang sukses dengan karyanya, dibumbui dengan keleluasaan waktu yang ditawarkan oleh pekerjaan ini, hingga kesempatan untuk meluapkan kreativitas membuat profesi penulis kian memikat banyak calon penulis.
Menjadi penulis tidaklah seenak yang anda bayangkan. Jika memang ingin menjadikan menulis sebagai sebuah pekerjaan, tentu banyak cara untuk mencapainya. Pertama dan yang penting sebaiknya menulislah, terkait hal hal yang anda senangi dan tulislah sesuai imajinasimu. Tentu saja tulisan itu akan menarik bagimu, dan juga yang satu selera denganmua. Tapi kalau ingin tulisanmu banyak dicari dan dibaca orang lain. Maka tentu saja, anda harus peka dengan selera para pembaca anda.  Karena itu, sebelum menghasilkan sebuah karya anda perlu membaca selera pasar, menetapkan target pembaca yang ingin di jangkau, hingga memastikan bahwa plot cerita atau nonfiksi yang anda buat memiliki sesuatu yang menarik dan berbeda dari penulis lain.
Tidak hanya berhenti di proses membaca pasar dan mencari ide, setelah karyamu selesai pun anda masih perlu mengatur strategi. Sebagai penulis, penting bagimu untuk terus berinteraksi dengan pembaca. Loyalitas mereka untuk membeli karyamulah yang akan menentukan masa depanmu di dunia kepenulisan. Anda wajib memutar otak untuk menemukan cara komunikasi yang paling baik. Bisa lewat blog, jejaring sosial, hingga acara kopi darat dengan pembaca setia. Tapi hal seperti itu, sudah menjadi bagian dari pemasaran. Kalau anda masih bergulat untuk menjadi penulis. Ya menulis saja dahulu.
Harus Tahan Banting. Jalan untuk menjadi seorang penulis yang berhasil tentu berbeda antara yang satu dengan lainnya. Bagi seorang seleberiti, sudah punya nama. Dia bisa memanfaatkan para penulis Ghost Writer untuk menuliskan bukunya dan dengan nama yang sudah tenar dan terkenal, maka bukunya juga bisa sukses dan menjadi tambahan penghasilan yang menarik buatnya. Tetapi sebaliknya bagi mereka yang belum punya apa-apa. Dalam artian belum punya “nama” , belum dikenal orang maka menulis adalah jalan panjang tiada tara.
Jadi jangan heran. Hanya Orang-Orang yang Tahan Banting dan Punya Komitmen Tinggi yang Bisa Bertahan Jadi Penulis. Bagi mereka. Menulis sebenarnya tak lebih ringan dari sebuah pertandingan marathon perlu tekad dan daya tahan. Bagi golongan ini. Menulis bukanlah pekerjaan yang ringan. Penulis Jepang Haruki Murakami, menurutnya penulis itu diibaratkan sebagai seseorang yang sedang mengikuti pertandingan lari maraton. Demi mencapai garis finish, seseorang harus cerdik mengatur tenaga agar tak kelelahan di tengah jalan. Juga perlu latihan panjang yang tidak kenal bosan dan melelahkan. Bagi mereka yang tergolong seperti ini. Proses menyelesaikan sebuah naskah tulisan memang tidak lebih ringan dari pertandingan maraton. Padahal bagi yang lainnya. Menulis itu tidak ada bedanya dengan bertutur. Dia cukup menceritakan idenya di depan alat perekam. Kemudian memberikannya pada penulis lain untuk menuliskan ulang untuknya. Setelah koreksi di sana dan sini, maka jadilah ia sebuah karya yang tidak kalah menariknya. 

Saat anda menulis sebuah novel dengan latar belakang negara lain yang belum pernah anda kunjungi, misalnya. Demi mendapatkan gambaran yang tepat dan otentik, anda harus membuka Peta, rajin membaca informasi yang berhubungan dengan negara tersebut. Cari berbagai info yang menarik terkait wilayah tersebut, cari info yang spesifik. Usahakan lihat film-film terkait wilayah dan perhatikan budayanya. Cermati juga blog –blog negeri itu dan ambl berbagai info menarik darinya. Setelah punya gambaran yang jelas, maka barulah tuliskan karya anda terkait wilayah atau adat istiadat di wilayah itu. Cara seperti ini jelas memelukan proses. Proses menulis tidak jarang membutuhkan tenaga dan komitmen yang sungguh-sungguh. Untuk menjadi penulis yang bisa konsisten menghasilkan karya, anda harus rela bekerja keras untuk terus menulis. Nah! Masalahnya, kalau anda punya sesuatu untuk dimakan selama proses kreativitas menulis anda; tentu tidak ada masalah. Tapi kalau sambil menulis dan cari penghasilan? Tentu polanya beda lagi.

Anda Perlu membaca Buku : 7 Cara menulis Artikrl Yang Disukai Koran


Jangan Menyerah
Seburuk apapun hasil tulisanmu, teruslah menulis! Kata para sesepuh penulis. Setiap penulis pasti pernah mengalami writer’s block, yaitu sebuah kondisi dimana penulis kehilangan semangat dan ide untuk melanjutkan tulisannya. Writer’s block bisa disebabkan oleh kondisi penulis yang mungkin sedang memiliki banyak masalah pribadi, bisa juga datang karena kejenuhan setelah penulis lama berkarya tanpa pernah mengambil jeda untuk meliburkan otak, khususnya bagi mereka yang belum kuat pondasi ekonominya. Menulislah terus, tak peduli seberapa buruk hasilnya nanti. Bagi seorang penulis profesional, menuliskan seuatu yang buruk masih bisa diperbaiki lewat proses editing di kemudian hari. Tapi, menyerah pada keengganan diri adalah sebuah bentuk kekalahan.
Kenalilah pembacamu, Belajarlah Bicara Dengan Bahasa Mereka. Kalau sudah berniat mau menjadikan menulis sebagai sebuah pekerjaan jelas, anda harus lebih peduli tentang cara anda menuliskan karyamu. Anda tidak lagi menulis hanya untuk dirimu sendiri. Kini anda menulis untuk orang lain yang rela mengeluarkan uang demi menikmati hasil karyamu. Maka, jadi kewajibanmu untuk menghibur mereka! Jangan lelah untuk mengenali pembacamu. Search judul tulisan atau bahkan namamu di Google dan Twitter untuk menemukan komentar pembaca tentang hasil karya yang telah anda telurkan. Tak hanya berhenti di situ, jelajahi media sosial mereka. Kenali siapa mereka, apa kesukaannya, lelucon apa yang mereka suka, gaya bahasa apa yang mereka gunakan dengan teman-temannya dsb dsb.
Dengan kata lain. Lewat cara ini sebenarnya anda sedang menciptakan profil pembaca dan membentuk gaya komunikasi yang paling tepat dengan mereka. Ingat, tak semua orang mau susah payah memahami pemikiranmu. Anda juga belum sehebat Dewi Lestari yang sudah punya penggemar setia ‘kan? Kadang, justru andalah yang harus rela belajar bertutur sesuai gaya bahasa pembaca agar mereka lebih merasa dekat dan terhubung dengan tulisanmu.
Menulis Bisa Jadi Andalan Penghasilan. Jangan Percaya Pada Anggapan Orang Bahwa Penulis Adalah Pekerjaan yang Tak Bisa Menghasilkan Uang. Dalam suatu wawancara Bernard Batubara, seorang penulis muda dengan semangat mengatakan bahwa ia bisa hidup dari pekerjaannya sebagai penulis. Bagi penulis tertentu, menjadi penulis memang kian menjanjikan. Selain Bernard, masih ada penulis muda lain yang juga sukses: sebut saja Raditya Dika, Dewi Lestari, Agustinus Wibowo, dll Jika mau melihat  pada kunci keberhasilan mereka, sebenarnya ada satu benang merah yang dapat kita temukan. Penulis-penulis sukses itu menetapkan target pembaca yang jelas, menulis dengan bahasa yang disukai pembaca, mereka juga tak menutup diri pada kesempatan menulis yang tak hanya sekedar mencetak karya di atas kertas. Mereka juga mempunyai pekerjaan lain yang bisa menopang kehidupan kepenulisan mereka. Misalnya Dewi Lestari juga menulis skenario untuk bukunya yang diadaptasi menjadi film, Bernard Batubara bekerja sebagai editor untuk sebuah penerbit yang banyak menerbitkan buku anak muda, Raditya Dika tak enggan menjai host di beberapa acara televisi dan rajin mengisi pelatihan penulisan kreatif di berbagai kota.
Jadi sebenarnya, apapun pekerjaan anda kalau jadi professional anda bisa juga berhasil. Begitu juga sebagai penulis. Pekerjaan sebagai penulis itu membuka banyak pintu kesempatan;  yang tentunya dapat menghasilkan uang. Tetapi dengan catatan,  anda terus mengembangkan jaringan dan jeli melihat kesempatan, hidup hanya dari menulis sangat mungkin untuk dilakukan. Jadi penulis itu nggak harus tinggal di kamar kecil yang suram dan bokek seumur hidup. Penulis juga bisa hidup mapan.

Bagaimana Cara Bisa Menjadi Penulis Profesional      Mari kita ulangi lagi. Ingatlah. Ketika anda menulis, pada saat itu anda sama saja sedang berbicara. Yang membedakan hanyalah mediumnya saja. Ketika anda sedang berbicara, anda sedang menggunakan medium bahasa lisan atau lidah. Dan ketika anda sedang menulis, anda sedang menggunakan medium bahasa tulis atau susunan huruf. Namun substansinya sama, yaitu anda menyampaikan sesuatu yang telah anda pahami. Jika anda menulis sesuatu yang belum anda pahami, maka tulisan anda tidak akan menarik dan malah terasa hambar. Hasilnya, pembaca akan bingung karena penulisnya sendiri tidak tahu artinya.
Agar anda jadi professional dan pandai menulis: pahami dulu, lalu tulis, dan kemudian asah atau biasakan. Maka akhirnya menulis akan menjadi mudah. Sulit hanya berlaku bagi orang yang belum bisa atau tidak bisa. Berikut ini ada 3 hal yang perlu anda tahu tentang penulis profesional:
Penulis profesional adalah Seorang Pakar  Menulis merupakan keahlian (meski tidak perlu titel Akademis), dan untuk memiliki keahlian itu perlu belajar. Kita membaca tulisan orang lain itu sama dengan belajar. Dan semakin sering kita membaca maka akan semakin banyak pengetahuan yang kita pahami. Jika sudah paham, maka tulislah apa yang telah anda pahami tersebut. Bagaimana anda agar benar-benar memahaminya dengan baik, hal itu tergantung kualitas anda. Namun jika kita hanya membaca saja tanpa diikuti dengan praktek menulis, maka kita hanya akan pintar membaca saja namun tetap kaku dalam menulis. Intinya: baca, pahami, uji dan praktekkan (menulis).
Penulis profesional itu perlu latihan  Semakin banyak kita menulis itu sama dengan mengasah keahlian dan tentunya akan membuat kita semakin mahir. Satu rangkaian kalimat yang kita buat akan mempertajam keahlian kita. Namun jika cara menulis kita hanya seperti itu secara terus menerus tanpa kita kembangkan, maka kemampuan menulis kita hanya sebatas itu-itu saja dan tidak akan bertambah. Menulis banyak macam ragamnya dan semuanya kita harus menguasai. Kalau ingin menguasai Teori menulis baca juga buku ini : Ketika Semua Jalan Tertutup: Menulis Malah Memberi Segalanya.
Penulis profesonal itu Tidak Susah  Jika kita terus belajar dan berlatih, tanpa terasa kita akan mahir dalam menulis. Ditambah lagi tahu dan mengerti Teorinya maka segala macam cara menulis akan menjadi mudah. Tidak ada kata sulit bagi orang yang sudah mahir. Sulit hanya berlaku bagi orang yang belum mahir. Orang yang tidak mau belajar dan tidak mau mengasah keahlian akan tumpul selamanya.
Ada satu hal lagi. Tetap tingkatkan kualitas intelektual Anda. Jika anda sudah mahir dalam menulis, maka anda bisa membuat tulisan berkualitas sambil tertawa. Karena menulis artikel berkualitas bukan menjadi pekerjaan yang berat lagi bagi anda, tetapi menjadi sebuah kebiasaan yang menyenangkan. Tetapi ingat kalau kualitas diri atau kualitas intelektual anda juga tetap anda tingkatkan.

Baca juga : Rahasia Sukses Penulis Entrepreneur